Rumah Indonesia Berkemajuan Membuat Team Seroja Untuk Membantu Atasi Hoax

INDONESIASATU.CO.ID:

Jakarta - Dalam mencermati perkembangan situasi dan kondisi politik jelang Pemilu 2019 yang semakin dinamis dan kebutuhan menyikapinya, baik secara moral maupun politik, diperlukan kehati-hatian, kebijaksanaan dan langkah-langkah yang etis agar bangsa ini tidak terjebak dan semakin terseret dalam isu-isu yang menjauhkan jatidiri bangsa sebagai manusia yang produktif, membangun dan maju.

lsu-isu agama yang diproduksi oleh kalangan tertentu, terlalu lama menjadi narasi kampanye politik dan sangat berpotensi membelah masyarakat kita yang selama ini dikenal dunia sebagai bangsa yang toleran dan cinta damai.

Muhammadiyah sebagai kekuatan civil society terpelajar dengan ciri moderat, berkemajuan (modernist) dan santun (modesty) tidak mudah ditarik-tarik dan dik|aim oleh kelompok tertentu dalam monopolitik.

Untuk atasi permasalahan tersebut diatas dan Keragaman pandang juga kebebasan hak berpolitik adalah aset besar bagi Muhammadiyah, maka para politisi Aktivis Muda Muhammadiyah mengelar acara launching “Rumah Indonesia Berkemajuan” yang akan kami laksanakan di Rumah makan Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa(9/10)sore.

M.Khoirul Muttaqin selaku ketua umum Rumah Indonesia Berkemajuan mengatakan; "Kami membuat ini semua awalnya dari keinginan dari bawah untuk membuat sebuah wadah besar untuk menjadi wadah perjuangan bagi kawan-kawan dalam proses melanjutkan untuk memenangkan calon pasangan capres-cawapres Ir.H.Joko Widodo bersama KH.Ma'ruf Amin dalam Pemilu 2019, ujar Khoirul pada saat jumpa pres di Bumbu desa.

Team Rumah Indonesia Berkemajuan Untuk mengatasi hoax yang saat ini marak juga telah membuat team Seroja (serikat relawan Online Jokowi maruf amin).

Untuk hoak ini kita tidak bisa menangkal langsung karena itu sudah ada yang nyebar dan kita akan membangun suatu sistem di team yang akan di latih secara profesional agar hoax ini tidak berkembang secara besar, ungkap Khoirul Disini kami juga berkerjasama dengan pihak-pihak yang berkompentasi terkait dengan team IT yang sedang kita kembangkan saat ini, imbuhnya.

Kami berharap dengan team ini ke depan bisa memaximalkan proses dialog atau dinamika yang ada di dunia di internet atau dunia sosial media hingga bisa minimalisir terjadi dari narasi besar pemilu mereka yang seharusnya berkampanye soal program, visi misi tetapi nyatanya malah di tarik-tarik ke problem yang lebih personal yang menjadi distrukstif bagi kemajuan bangsa dan negara, harap Khoirul. (Rk)

  • Whatsapp

Index Berita