PetroChina Siap Melakukan Ekspansi Bisnis Baru di 2018

INDONESIASATU.CO.ID:

JAKARTA ; PetroChina International Companies in Indonesia dipimpin oleh Presiden, Bapak Gong Bencai. PetroChina memuIai bisnisnya di Indonesia tahun 2002 dengan mengakuisisi Devon Energy, perusahaan asaI Amerika Serikat. Pada saat ini, PetroChina merupakan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang mengoperasikan BIok Jabung dan BIok Tuban, keduanya di Jambi, di bawah pengawasan dan pengendaiian SKK Migas.

Dalam sambutannya Presiden PetroChina Gong Bencai menyampaikan bahwa, PetroChina International Companies in Indonesia menganggarkan belanja modal (capex) sebesar USD56,9 juta dan opex USD286,3 juta di 2018. Capex dan opex perusahaan yang bergerak dalam kegiatan hulu minyak dan gas bumi (migas) lebih besar dari anggaran yang disiapkan tahun lalu.

"Kita harapkan hasil terbaik di 2018 dan kita ekspansi bisnis beberapa blok . Tahun 2017 capex PetroChina sebesar USD43,9 juta, sedangkan opex USD201,9 juta,"ujar Gong Bencai, di Hotel Pullman, Jakarta, Rabu (10/1)siang.

Dikatakan, ada sejumlah rencana perusahaan yang sudah disiapkan dalam program tahun 2018. Di antaranya melakukan kegiatan pemboran dan komplesi 16 sumur baru, 17 kegiatan kerja ulang (workover) dan 123 kegiatan perawatan sumur.

Kami berharap dapat terus mengoperasikan atau diberi kesempatan lain untuk mengembangkan bisnis di Indonesia. Kami juga berencana untuk mengaktifkan kembali Blok Bangko di Jambi yang sudah lama tertunda dari pembangunan," ucap " Gong.

Selain itu, anak usaha China National Petroleum Corporation (CNPC) ini berharap lapangan baru Sabar dan Panen dapat mulai berproduksi pada tahun ini.

"Kami juga menyambut baik pengumuman pemerintah dan siap mengikuti mekanisme gross split untuk blok baru kami. Dan kami percaya bahwa semua keputusan dibuat untuk keuntungan masyarakat, karena itu kami mendukung keputusan pemerintah," ujarnya. (Rika)

  • Whatsapp

Index Berita