Nikmati Tarif Promo Kereta Api Bandara Hanya Rp 30.000 per orang

INDONESIASATU.CO.ID:

JAKARTA ; Akhrinya setelah penantian panjang masyarakat bisa menikmati Kereta Api (KA) Bandara Soekarno-Hatta.

Mulai 26 Desember 2017, PT Railink selaku operator melakukan soft launching KA dengan tarif promo Rp 30.000 per penumpang. Uji coba final untuk memastikan kesiapan, keandalan sarana dan prasarana yang disaksikan semua pihak terkait kemarin telah dinyatakan memenuhi semua kriteria yang dipersyaratkan untuk beroperasi. Pada uji coba final, pihak operator berkonsentrasi pada penyesuaian jadwal perjalanan dan ketepatan waktu.

Pada sudah diadakan uji coba, tetapi masih ditemukan berbagai kendala sehingga KA Bandara Soekarno-Hatta yang semula dijadwalkan beroperasi awal Desember 2017 tertunda. Diharapkan transportasi mas sal ini beroperasi penuh pada 2 Januari 2018 mendatang.

Rencananya beroperasinya KA Bandara Soekarno-Hatta yang peresmiannya akan dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini bertarif sekitar Rp70.000 hingga Rp80.000 per orang dari sebelumnya dipatok Rp100.000 per orang. Semula soal tarif KA Bandara Soekarno-Hatta sempat menjadi polemik dan mendapat sorotan tajam dari masyarakat karena dinilai terlalu mahal.

Merespons suara masyarakat, Presiden Jokowi pun meminta Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi untuk mengoreksi harga tiket tersebut. Penetapan harga tiket itu memang membutuhkan kajian yang cermat mengingat investasi sarana transportasi massal itu cukup tinggi.

Selaku pelaksana yang mengoperasikan KA Bandara, PT Railink menyiapkan 10 trainset dengan kapasitas 33.000 penumpang setiap hari. Pengoperasian KA Bandara yang dijadwalkan tersedia setiap 30 menit sekali ini dimulai pukul 03.00 dini hari hingga pukul 11.00 malam.

Pemerintah berharap keberadaan kereta bandara ini dapat melayani masyarakat secara maksimal baik menuju ke maupun bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta. Kehadiran kereta tersebut diharapkan dapat mengurangi kemacetan dan kepadatan lalu lintas yang selama ini banyak dikeluhkan masyarakat pengguna Bandara Soekarno-Hatta.

Selain memuat banyak penumpang, pemerintah mengklaim KA Bandara Soekarno-Hatta juga ramah lingkungan. Pemerintah optimistis keberadaan kereta bandara tersebut bakal mengalihkan sekitar 30 persen penumpang pengguna moda konvensional seperti taksi dan kendaraan pribadi serta bus bandara. Untuk mendukung pengoperasian KA Bandara Soekarno-Hatta, berbagai fasilitas diintegrasikan oleh pihak operator.

Diantaranya dengan membuka city check-in, baggage and the link di Stasiun Sudirman Baru yang menjadi stasiun awal keberangkatan. Namun untuk tahap awal penumpang belum bisa menikmati fasilitas tersebut. Pihak operator menjadwalkan fasilitas penunjang yang sangat membantu penumpang pesawat baru bisa dioperasikan paling cepat tiga bulan ke depan.

Adapun waktu tempuh KA Bandara Soekarno-Hatta dari Stasiun Sudirman Baru ke Stasiun Bandara diperkirakan 45 menit hingga 54 menit. Setelah tiba di Stasiun Bandara, penumpang dapat melanjutkan perjalanan ke terminal bandara dengan layanan skytrain ke Terminal 1, Terminal 2 dan Terminal 3 secara gratis.

Setelah KA Bandara Soekarno-Hatta beroperasi, PT Railink digadang-gadang sedang melebarkan sayap dengan menghadirkan kereta bandara pada sejumlah kota, terutama yang memiliki bandara besar atau berstatus bandara internasional.

Alasannya, pertumbuhan penumpang di bandara besar sangat tinggi sehingga menarik bila dikaitkan dengan hitungan investasi. Namun rencana tersebut masih sepihak, sebab pihak Railink belum menjajaki para ope rator bandara yang potensial menghadirkan kereta bandara.

Sekadar menyegarkan ingatan, PT Railink adalah usaha patungan dari PT Kereta Api Indonesia bersama PT Angkasa Pura II yang bergerak pada bisnis kereta api khusus bandara. Perusahaan ini dibentuk ketika menghadirkan KA Bandara Kualanamu. Proyek KA Bandara Soekarno-Hatta termasuk proyek transportasi yang tertunda karena berbagai sebab. (Rika)

Index Berita