Listrik PLN 3.465 kVA Mengalir Perdana di Industri Pengolahan Karet PT Pulau Bintan Jaya

INDONESIASATU.CO.ID ,TANJUNG PINANG ; Sepanjang tahun 2017  PLN melakukan perbaikan layanan tak terkecuali yang dilakukan PLN khususnya di Pulau Bintan dan secara umum di Provinsi Kepulauan Riau, hal ini mulai di rasakan oleh warga yang tidak lain adalah pelanggan PLN di Pulau Bintan.

Manajer SDM dan Organisasi  PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau , Dwi Suryo Abdullah saat ditemui media pada acara penyalaan pelanggan baru  PT Pulau Bintan Jaya dengan daya 3.654 kVA di kecamatan Kijang Pulau Bintan menyatakan bahwa upaya perbaikan layanan terus dilakukan semenjak tahun 2016 dengan percepatan pembangunan Jaringan Tegangan Tinggi 150 kV dan 5 unit  Gardu Induk 150kV agar pelanggan listrik yang di Bintan dapat di pasok dari Pembangkit dan Sistem yang ada di Batam, penambahan pembangkit Mesin Gas berbahan bakar Gas yang ditempatkan di Tokojo dan Dompak, perbaikan mesin pembangkit berbahan bakar batu bara (PLTU CTI), itu semua untuk menambah kesiapan daya mampu disisi produksi listrik sehingga permintaan kebutuhan listrik pelanggan selalu dapat dipenuhi, ujar Dwi Suryo ,Selasa (9/1).

Di tahun 2017 sejumlah perbaikan disisi Jaringan Tegangan Tinggi dan Tegangan Menengah dengan adanya perbaikan koordinasi sistem proteksi dan rutin pemeliharàan agar ketika gangguan timbul seperti gangguan petir , gangguan karena pohon dan binatang dapat di lokaliair sehingga yang terkena dampak tidak seluruhnya dan upaya pemulihan tidak terlalu lama, tentunya selama 2 tahun terakhir perbaikan layanan ini berdampak pada pertumbuhan kebutuhan listrik yang meningkat sekitar 20 MW penambahan dari awat 2016 beban puncak 54 MW sekarang sudah mencapai 74 MW ujar Dwi Suryo.

Membaiknya layanan PLN ditandai dengan mengalirnya listrik PLN ke perusahaan pengolah karet PT Pulau Bintan Jaya yang berlokasi di Jl. Nusantara Kijang menjadi pelanggan baru PLN dengan  daya 3.465 kVA, dengan bertambah pelanggan Tegangan Menengah PLN maka total pelanggan Tegangan Menengah menjadi 9 perusahaan dengan total daya sebesar 30.3 MW yang mengkonsumsi listrik rata-rata 6.516.473 kWh setiap bulannya.

Kepercayaan sembilan  perusahaan besar di Bintan ini menjadi pemicu PLN untuk selalu memperbaiki layanan pasokan listrik ke pelanggan dengan cara mendatangi secara rutin untuk mendengar keluhan yang dialami oleh setiap pelanggan dan tentunya upaya perbaikan terus dilakukan agar kontinuitas pasokan dapat selalu terjaga.

Keberadaan sembilan perusahaan di Bintan seperti : PT Tanjungpinang Sakti, PT Pasaraya Mahligai, PT Bintan Resort Cakrawala, PT Bintan Inti Industrial Estate, PT Bintan Vista, RSUD Provinsi Kepri, Airnav Bandara Kijang, PT Angkasa Pura II dan PT Pulau Bintan Jaya tidak hanya bermanfaat bagi PLN tetapi juga pemerintah daerah setempat mengingat kesembilan pelanggan PLN patuh untuk membayar pajak penerangan jalan sebesar 5 % dari besar tagihan listriknya dan setidaknya sekitar Rp 400 juta  setiap bulannya di setor ke kas pemerintah daerah sebagai Pendapatan Asli Daerah pungkas,Dwi Suryo. (Rika)