GENTARI Mengadakan Dialog Kebangsaan Tentang Presiden Harapan Rakyat 2019

INDONESIASATU.CO.ID:

 , JAKARTA - GENERASl CINTA NEGRI (GENTARI) menyelenggarakan acara Dialog kebangsaan seri VI sebagai supporting penguatan  opini '#2019Ganti Presiden' , Dialog ini guna memberi arahan petunjuk pencerahan dan pembekalan bagi seluruh rakyat Indonesia dalam memilih Presiden/Wakil Presiden yang memenuhi HARAPAN RAKYAT selama ini.

Acara dialog kebangsaan ini bertemakan : '#2019 PRESIDEN HARAPAN RAKYAT ll' dan para pembicara seperti ; Prof.Dr.Hafidz Abbas (KomnasHam), H.Habil Marati,SE (politisi senior), Ir.Ansufri Idrus Sambo (Garda 212), Hendrajit (pengamat geopolitik Internasional)

Fenomenal kemenangan MAHATHlR MUHAMMAD pada Pemilu PERDANA MENTERl Malaysia kemarin adalah satu petunjuk dari Allah Tuhan YME, tentang bagaimana seorang Tokoh 
Pemimpin yang selalu MENGAMATI kehidupan bangsa rakyatnya, MEMONITOR sltuasl kondisi negaranya, MENGAWASI kinerja Aparatur Negaranya, MM adalah seorang Tokoh Pemimpin yang selalu mengkritisi Kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh PETAHANA PERDANA MENTERI Malaysia saat ini atau sebelumnya, beliau juga selalu mendahulukan dan mementingkan Hak-hak Pribumi dan Para Pengusaha Pribumi, hal itulah yang membuat beliau dicintai oleh warganegara rakyat Malaysia pada khususnya warga Pribumi.

MAHATHIR MUHAMMAD ketika berkuasa selalu berkeinginan kuat menjadikan Pribumi Malaysia menguasai PEREKONOMIAN dan INDUSTRI serta PERDAGANGAN yang sebelumnya dikuasai oleh ETNIS TlONGHOA Iebih dari 60% sementara etnis Pribumi hanya 5% saja akibat kebijakan dari PM TUN ABDUL RAZAK saat berkuasa, akibatnya MM mendapat perlawanan yang gigih darl Kelompok Etnis Tionghoa yang mayoritas, Etnis Tionghoa selalu berlindung berdasarkan konsep DEMOKRASI yang adil kepada Pemerintahan MM dan ini sama halnya dengan ang terjadi di NKRI saat ini. Bagi MM , demokrasi yang adil adalah MENDAHULUKAN KEPENTINGAN BUMI PUTERA !!!, ternyata apa yang diperjuangkan oleh MM menghasilkan perubahan yang slgnlflkan yakni Etnis Pribumi menguasal EKONOMI INDUSTRI PERDAGANGAN disb sebesar 60% dan sebaliknya Etnis Tionghoa hanya 5% saja. Kemenangan MM menjadi PM MALAYSIA dengan usia 92 tahun adalah kemenangan spektakuler clan fenomenal yang tak dapat dlpungkiri lagi oleh kita semua selain dari KEBERANIAN KECERDASAN KEPEDULIAN MM pada Pribumi juga berkat adanya CAMPUR TANGAN kekuatan ALLAH SWT.

PEMIMPIN atau Presiden HARAPAN RAKYAT yang akan diberi Mandat oleh Rakyat melalui Pemilihan Umum Presiden 2019 nanti, secara tidak langsung telah 'DIBERI CONTOH/PEDOMAN’ oleh Seorang MAHATHIR MUHAMMAD yang Notabene dianggap sudah tua uzur dan lemah, dalam bidang Ekonomi dan INDUSTRI beliau selalu memberi kemudahanz bagl Pengusaha atau lnvestor Pribumi, sebaliknya memberi ruang sempit bagi Investor Asing atau Etnis Tionghoa.

Pemimpin atau Presiden yang akan kita pilih pada Pilpres 2019 nanti wajib memiliki beberapa Kriteria sebagai berikut :

1. PRESIDEN/WAKIL PRESIDEN YANG MENCINTAI RAKVATNYA dan DIClNTAl RAKYATNVA, sesuai dengan ldeologi Dasar Falsafah Negara PANCASILA.

2. PRESIDEN yang MENGABDI dan BEKERJA untuk RAKYATNYA dan bukan bekerja untuk Negara Asing, Presiden yang selalu MENDAHULUKAN KEPENTINGANZ RAKYATNYA DARIPADA KEPENTINGAN ASING MAUPUN KEPENTINGAN D|RI DAN KELOMPOKNYA. 
3. PRESIDEN yang Cerdas dan tidak dapat di intervensi oleh apapun dan siapapun dalam membuat Kebijakan guna MENSEJAHTERAKAN RAKYATNYA, MELINDUNGI RAKYATNYA dari KEKUASAAN KAPITALIS LIBERALIS dan NEO-KOLONIALIS.

4. PRESIDEN yang akan mambawa bangsa Rakyat Indonesia menjadi Bangsa yang besar clan manjadl Negara yang memiliki Harkt martabat yang tinggi dimuka bumi sesuai apa yang dicita-citakan Para Founding Father Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia 1945, serta menjadi bangsa yang dihormati DISEGANI oleh seluruh bangsa bangsa didunia.

5. PRESIDEN yang memiIiki TARGET TERUKUR dalam menialankan program KERAKYATAN , MEMILIKI RENCANA JANGKA PENDEK. MENENGAH dan RENCANA JANGKA PANJANG yang jelas arah tujuannya dengan prioritas utama yaitu MENSEJAHTERAKAN RAKYATNYA LEBIH DULU dibanding Program lain yang tidak menyentuh HAJAT HIDUP orang banyak.

Bahwa seorang Presiden adalah seorang warganegara yang PANCASILAIS SEJATI, yang Wajib memahami ldeologi Dasar Falsafah Negara Republik Indonesia yakni PANCASILA, Presiden yang memahami mengamalkan sifat KEKELUARGAAN, GOTONGROYONG, KERJASAMA dan selalu melakukan Musyawarah untuk Mufakat dalam setlap pengambilan keputusan atau kebijakan yang menyangkut Hajat Hidup Bangsa Rakyat dan Negara Indonesia. 

Index Berita