Dr. Eddy Berutu : Marilah Kita Bersama Menjaga dan Melestarikan Hutan Demi Generasi Masa Depan Indonesia Yang Lebih Baik

INDONESIASATU.CO.ID:

Jakarta - Galang Kemajuan (GK) Foundation menggelar acara bertajuk Rawatan Negeri, Hutan Kaya, Lingkungan Terjaga, Rakyat Sejahtera, di Arborea Manggala wanabakti, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10270, Sabtu (6/10)sore.

Acara ini dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup, Siti Nurbaya, Bupati Dairi terpilih DR. Eddy Kelleng Ate Berutu, Inisiator Ecowisata Kalibiru, Kulon progo, Sandy Canester, penyanyi dan pemerhati lingkungan hidup dengan moderator premitra fifi, Founder KiPerIndonesia.com serta Kelik Wirawan Wahyu Widodo, Ketum GK Foundation.

DR. Eddy Kelleng Ate Berutu selaku Bupati Dairi terpilih tahun 2019-2024 mengatakan ;"Inisiatif yang diberikan oleh GK Foundation ini luar biasa yang bukan hanya memikirkan generasi pada saat ini tetapi GK memikirkan untuk generasi yang akan datang, ujar Eddy yang ditemui seusai acara berakhri.

"Kita harus mewariskan bumi ini dengan kondisi yang lebih baik pada generasi berikutnya agar martabat bangsa dan martabat kita semua dapat meningkat dan maju menjadi yang lebih baik di mata kita juga dimata dunia karena kita bisa mengjaga lingkungan kita.", imbuh Eddy.

Kita semua tahu untuk peran serta daerah dalam pelestarian hutan itu sangat jelas karena secara fisik kita(hutan) ada disana dan tersebar di daerah-daerah, ungkapnya.

Terutama peran dari tugas dari kepala daerah dan Legislatif karena merekalah yang harus memiliki visi dan misi untuk ke depan supaya bisa memastikan bahwa pelestarian alam itu bisa dijaga sambil pada saat yang sama alam itu bisa memberikan konstribusi untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Jika kita bicara terkait program dari pemerintahan Hutan Kemasyarakatan ( HKm) menjadi salah satu kebijakan yang dikeluarkan oleh Kementerian Kehutanan maka ini adalah salah satu terobosan karena semua sudah tersedia dari pemerintah hanya saja bagaimana tantangan kita untuk bisa menjalankannya saja , seperti saya di kampung halaman saya (Dairi) saya bahwanya hutan masih banyak dan hutan-hutan sosial dengan skema yang ada sekarang itu bisa kita jadikan contoh, kata Eddy.

Dengan adanya kebijakan yang bisa diimplementasikan tersebut maka hutan bisa tetap jalan dan dia bisa memberikan dampaknya sosial kepada kehidupan masyarakat yang penuh tantangan Disini saya ingin mengucapkan terima kasih kepada masyarakat adat yang sangat menghargai budaya leluhur yang salah satunya adalah tanah tumpah / tanah adat yang ada itu harus tetap kita pertahankan tetapi kedepan kita harus perpadukan agar hutan-hutan itu lestari dan pada saat yang sama bisa memenuhi kebutuhan sosial masyarakat, tutur Eddy.

Dengan adanya terobosan-terobosan yang sudah diputusan oleh kementerian kehutanan maka bisa kita sama-sama saling berkumpul di daerah untuk bersama-sama melakukan pelestarian hutan juga bisa memberikan nilai tambah bagi masyarakat, ujar Eddy menutup.(RK)

  • Whatsapp

Berita Terkait

Berita Terpopuler

Index Berita