Cerita Tentang Pendidikan di Indonesia Dalam Film Selembar Itu Berarti

INDONESIASATU.CO.ID:

, Jakarta - Selembar Itu Berarti merupakan film nasional bergenre drama dan disutradarai oleh Dedy Arliansyah Siregar. SE di tengah gempuran film, ia berani mengarap film yang bercerita soal pendidikan yang terjadi di Indonesia khususnya di Tapanuli Utara, Sumatera Utara yang bertajuk “Selembar Itu Berarti“ dan film ini sudah mulai Tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 24 Mei 2018

Mengambil cerita soal pendidikan, Dedy punya alasan tersendiri. Menurutnya, banyak sekali film Indonesia yang bagus dan berkualitas yang mengambil tema soal percintaan, action dan tema lain. Namun tak banyak bahkan tidak ada yang mencoba untuk menampilkan film yang nantinya bisa ditonton oleh anak-anak Indonesia sebagai bahan pembelajaran.

Selembar Itu Berarti dibintangi oleh seperti Puteri Dalilah Siagian, Raihan F Valendaz, Yessica T Simanjuntak, Ratu Rizka Apriyani bersama dengan Cut Indah Rizky, Raslinna Rasyidin, Jay Wijayanto, aktor senior Anwar Fuadi, Suparti, NurAisyah Nasution, Ciphoy dan lainnya.

Dedi sendiri mendominasi hampir semua lini produksi, tidak hanya sutradara, skenario, doP, artistik, kostum sampai editor ia kerjakan sendiri. Tak pelak Museum Rekor Indonesia mengganjarnya dengan Rekor MURI kategori film dengan 18 jabatan untuk sebuah film tidak dikarenakan bujet minim, "Saya idealis dan belum menemukan orang yang sevisi atau pas untuk kerja bareng di film perdana ini.

Sebenarnya ini keresahan saya terhadap minimnya film di Indonesia yang menonjolkan pendidikan. Saya ketika nonton film dibioskop pingin banget pas saya selesai nonton film bisa dapat pesan dari film yang saya tonton. Gak cuma nonton aja, kitakan bayar ya harus mendapatkan sesuatu yang bagus pas kita pulang, kita bisa belajar atau melakukan sesuatu dari sebuah film yang ditonton, saya berharap setelah menonton film ini semua yang nonton bisa mengambil pesan yang kita ingin sampaikan tentang dunia pendidikan,” ujar Dedy saat presscreening Film “Selembar Itu Berarti” di Epicentrum XXI, Selasa (22/5).

Film karya anak Medan, “Selembar Itu Berarti” ini bagi Produser Eksekutif, Taripar Tampubolon merupakan karya yang harus di dukung penuh semua pihak agar dunia pendidikan semakin merata dan bagus.

“Saya ketika dikasih tahu tentang film ini, saya pikir kenapa gak kita support supaya pendidikan kita kedepannya lebih baik, film ini diharapkan bisa memotivasi semua yang terlibat di film ini pemainnya sutradaranya dan semua orang yang nonton film ini. Dan kebetulan pemainnya  talenta – talenta asal Medan. Berharap dengan film ini, pendidikan yang belum merata bisa di samaratakan, soal target saya ikut alur aja, yang terpenting film ini bisa jadi teladan bagi kita semua,” ujar Taripar Tampubolon.

film "Selembar Itu Berarti" juga mendapatkan penghargaan MURI kedua sebagai film yang ditonton sekitar 300 ribu orang sebelum tanyang di bioskop.

Kita tayangkan di beberapa sekolah – sekolah dan bayar, soal harga waktu itu tergantung tempat ada yang Rp.8 ribu sampai Rp.12 ribuan. Alhamdulillah responnya bagus, total yang nonton sekitar 300 ribuan itu sebelum kita tayangkan di bioskop,ujar Dedy menutup.

 

 

Index Berita